27 MEI
AKU TATAP LORONG-LORONG DI DEPAN SEKILAS AKU
MELIHATNYA
IYA BEGITU LURUS TAK ADA TIKUNGAN SEDIKITPUN
LANGKAH AKU PELAN
NAMUN HATI INI INGIN BERSEGERA MELANGKAHUNTUK
MEWUJUDKAN SELAKSA ASA
1 JUNI
Mengapa dulu kau membuka pintu dan menyuruhku
masuk kedalamnya
Waktu itu aku enggan menoleh padamu
Tapi entah mengapa
Htiku bisa luluh dan terlena dengan semua
kata firyat yang kau lontarkan
Seakan aku terhipnotis dengan nya
Hingga pada akhirnya aku mengikuti alur
ceritamu
Aku melangkah masuk dengan keinginan ku
Namun ternyata selama ini kau bersandiwara
Kau sungguhkan madu yang terselip racun
Kini baru aku rsakan sakit yyang menyiksaku
Kau menyiksa batinku
Kau gores luka di hatiku
Aku terpuruk....
Tenggelam dalam samudra air mata
5 juni
Aku tak tau
Akankah asaku tetapi aku titipkan pada relung
hatimu
Akan kah aku tetap menitipkan hatiku pada
dirimu
Berbagaikata aku dapatkan
Namun terkadang benih-benih keraguan tumbuh
dengsn sendirinya tampa akuharus tanami
Aku putar memory yang telah lalu menelusuri
berbagai hal yang telah kau lakukan padaku
Berharap aku bisa membencimu dan aku hapus
dirimu dari hidupku
6 juni
Semua umat muslim telah memasuki gerbang
bulan suci
Tapi entah mengapa
Aku tak tau virus apakah yang menggrogoti
sel-sel di tubuhku
Dengan mudahnya iya bersemayam di dalam sel
darah putihku
Hingga aku sekarang lemas
Aku tersiksa dengan kepalaku yang seakan
tertindih batu dan tubuhku terasa berada dalam kobaran api
Hah..... mungkin ini salah ku yang memberikan
peluang bagi virus dan bakteri tuk menerang sel-sel di tubuhku
07 juni
Setiaplangkahku selalu di iringi bayangan mu
di sisiku
Seakan kau adil darah yang menagalir di
tubuhku
Penaku selalu menari dan merangkai kata
tentang dirimu
Selalu rindukan suaramu
Selalu aku rindukan canda tawamu
Hingga terkadang bayangan mu hadir memenuhi
ruang di depan retinaku.
OLEH : VALENSIA ZAHROH







0 comments:
Post a Comment